Kinerja MUJ Tunjukan Tren Positif

BANDUNG, (SUARAMERDEKA), – Kinerja BUMD, Migas Hulu Jabar menunjukan tren menggembirakan. Sejumlah program bisa dipenuhi. Mereka pun bersiap mengikuti lelang untuk menggarap lapangan migas onshore. Sebelumnya, mereka merupakan penerima Participating Interest (PI) 10 persen Wilayah Kerja (WK) Offshore North West Java (ONWJ).

Selebihnya, mereka mulai bergerak sebagai penunjang industri migas. Itu ditandai dengan proyek manufaktur berupa mobile rig 550 HP sebanyak 4 unit yang dioperasikan di Lapangan Migas Blok Rokan, Riau yang kini dikelola Pertamina. Menurut Punjul, pihaknya tentu berharap kontribusi tersebut berlanjut. “Sebagai kontributor material peralatan mobile rig, kita berharap pada tahun depan, kembali mendapatkan pekerjaan sejenis untuk mendukung kebutuhan dalam rangka peningkatan lifting migas,” jelasnya di sela-sela gelaran vaksinasi milenial, kemarin.

Demikian pula dengan proyek non-PI lainnya seperti pembangunan sistem kelistrikan, diesel rotary uninterruptible power supply (Drups) untuk Lapangan Tanjung, Kalsel yang mampu dituntaskan. Sedangkan untuk eksplorasi, Punjul menyatakan bahwa pihaknya belum bisa berbicara terlalu banyak.

Meski demikian, dia menegaskan pihaknya tengah fokus untuk mendapatkan wilayah kerja di Jabar. Karena itu persiapan terus dimantapkan. “Itu ada lelang WK, di salah satu lapangan, onshore, di wilayah Jabar, belum bisa disebutkan,” tandas Punjul Prabowo.

Dengan tren yang baik, dia pun menyebut bahwa laba bersih perusahaan memperlihatkan angka positif mengingat target laba pada tahun ini kemungkinan tercapai. Tahun ini, mereka menargetkan bisa menembus Rp 115 miliar. Ini diikuti bukaan keran pendapatan sehingga perseroan bisa menyerahkan dividen sebanyak Rp 37 miliar yang diikuti dengan setoran pajak. Tahun berikutnya, dividen yang diserahkan senilai Rp 38 miliar.

Sedangkan pendapatan MUJ pada 2019 didapat dari pengelolaan PI 10 persen dan jasa penunjang Migas. Pada 2020, hasil pengembangan Non-PI mencapai 23 persen dari seluruh laba pada 2020. Sehingga meski tengah pandemi, MUJ tetap bisa membukukan laba senilai Rp 157 miliar dengan Rp 45 miliar di antaranya disetorkan kepada pemegang saham diikuti kenaikan setoran pajak.

Sumber : https://www.suaramerdeka.com/ekonomi/pr-041369896/kinerja-muj-tunjukan-tren-positif?page=3

Tinggalkan Balasan