Ridwan Kamil Targetkan 30 dari 40 BUMD Jabar Bakal Berikan Deviden, MUJ Setor Lagi Rp 45 Miliar

BANDUNG (TRIBUNJABAR),– Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan keberhasilan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ditentukan oleh kapasitas dan kapabilitas Sumber Daya Manusia (SDM).

SDM yang baik akan menciptakan BUMD yang baik, pun demikian sebaliknya. Pihaknya mendorong BUMD Jabar untuk memperkuat kapasitas SDM guna meraih dividen yang akan meningkatkan pendapatan daerah.

“Ternyata keberhasilan dari BUMD terletak pada SDM,” kata Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, saat menghadiri RUPS Tahunan PT Migas Hulu Jabar di Hotel Intercontinental, Kota Bandung, Selasa (23/3/2021).

Kang Emil menargetkan sekitar 30 dari 40 BUMD Jabar harus meraih dividen di masa kepemimpinannya. Salah satunya dengan memperkuat kapasitas dan kapabilitas SDM di semua BUMD.

“Hasilnya nanti bisa digunakan untuk percepatan vaksinasi, pembangunan Puskesmas, jembatan dan sekolah. Karena hasilnya masuk ke APBD dan kami akan mendapatkan PAD yang rutin,” katanya.

Enam BUMD Jabar meraih penghargaan dalam Indonesia Best BUMD Award 2021 dengan kategori yang berbeda-beda. Penghargaan itu merupakan penilaian dari Lembaga Penilai Eksternal yaitu Warta Ekonomi.

Keenam BUMD Jabar tersebut yakni PT Agro Jabar, PT Jasa Sarana, PT Jaswita, PT Migas Hulu Jabar, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (bank bjb), dan PT Tirta Gemah Ripah (Tirta Jabar).

Menurut Kang Emil, penghargaan tersebut membuktikan bahwa BUMD Jabar terus tumbuh dan berkembang. BUMD sendiri memiliki peran penting dalam mendongkrak perekonomian daerah.

“Saya bangga, ada enam BUMD di Jabar yang jadi juara di Indonesia salah satunya PT Migas Hulu Jabar, di mana dividennya juga luar biasa, setelah bank bjb. Saya pun memiliki prinsip kepada perusahaan yang hasilnya baik, dividennya bagus, itu boleh bertumbuh. Jadi boleh mengembangkan usahanya lebih luas,” katanya.

BUMD pun memiliki peran strategis di tengah pandemi COVID-19. Dengan inovasi dan kolaborasi, BUMD dapat mendorong pemulihan ekonomi. Pemerintah Provinsi Jabar mendorong BUMD Jabar untuk menjadi motor penggerak perekonomian daerah di berbagai sektor. Mulai dari pertanian, pariwisata, sampai logistik.

BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat yakni PT Migas Hulu Jabar atau MUJ pun akan menyetorkan deviden Rp 45 miliar kepada Pemprov Jabar selaku pemegang saham.

“Setoran dividen merupakan kali ketiga sejak 2018 lalu dengan masing-masing Rp 38 miliar dan Rp 37 miliar,” kata Direktur Utama MUJ Begin Troys di sela acara RUPST Tahun Buku 2020 MUJ digelar di Bandung.

Begin mengatakan sebagai BUMD Jawa Barat, MUJ akan menunjukan konsistensi dalam kontribusi pendapatan daerah melalui dividen. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2020, MUJ memantapkan laba usaha senilai Rp 157,7 miliar sepanjang 2020.

Begin mengatakan ada sejumlah strategi yang disiapkan oleh pihaknya di tahun ini, salah satunya melakukan koordinasi dengan DPRD Provinsi Jabar terkait regulasi atau perda tentang migas.

“Dengan deviden yang bagus, pertama kami ingin menjaga pertumbuhan yang sudah ada. Kedua rencana kerja sudah diputuskan untuk 2021 dan beberapa tahun ke depan kita mengacu ke sana. Kami sebenarnya sedang proses untuk perubahan perda. Dari DPRD sudah membuka diri akan didukung oleh dewan. Kita akan proses dari sisi perda terlebih dahulu,” katanya.

Selain itu, kata Begin, pihaknya juga sudah mulai menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra strategis keuangan dan nonkeuangan.

Begin mengatakan pihaknya juga akan mengadakan diskusi dengan sejumlah pakar terkait permintaan Gubernur Jabar yang meminta MUJ untuk menentukan jenis energi terbarukan apa yang akan digarap.

Sumber : https://jabar.tribunnews.com/2021/03/23/ridwan-kamil-targetkan-30-dari-40-bumd-jabar-bakal-berikan-deviden-muj-setor-lagi-rp-45-miliar?page=all

Leave a Reply