SUKSESKAN PROGRAM PEMERINTAH, MIGAS HULU JABAR GROUP DUKUNG PERCEPATAN VAKSINASI

BANDUNG,- PT Migas Hulu Jabar (MUJ) Group mendukung langkah pemerintah dalam upaya percepatan program vaksinasi di Jawa Barat dan DKI Jakarta. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan sebagai bentuk kontribusi nyata penanggulangan virus Covid-19. Melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Perseroan, MUJ sebagai holding dan anak perushaannya PT MUJ Offshore North West Java (ONWJ) menyasar masyarakat di dua provinsi berbeda ini.

Direktur Utama MUJ Begin Troys mengatakan, dalam rangka percepatan vaksinasi, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) didorong Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk berkolaborasi. Sebab menurutnya penanganan Covid 19 bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Vaksinasi dengan semangat gotong royong dilakukan agar ketercapaian herd immunity masyarakat bisa tercapai.

“Migas Hulu Jabar Group membersamai pemerintah, menindaklanjuti arahan Kang Emil (Gubernur Jabar) untuk menggelar vaksinasi massal dengan harapan segera tercapannya herd immunity. Kami melalui program CSR melaksanakan vaksinasi bergotong royong dengan beberapa elemen masyarakat di Jawa Barat,” kata Begin dalam keterangan tertulis MUJ, Jumat 20 Agustus 2021.

“Kami juga membantu pelaksanaan vaksinasi di DKI Jakarta mengingat anak perusahaan kami masuk dalam wilayah kerja ONWJ dalam pengelolaan PI,” lanjut Begin.

MUJ Group memulai vaksinasi pada 29, 30 Juli dan 2 Agustus 2021 di Rumah Sakit Edelweiss Kota Bandung. Berkolaborasi dengan Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Ummat Islam (PUI) Jawa Barat, MUJ menyasar kepada 631 masyarakat penerima manfaat yang mendapatkan vaksin jenis Coronavac dan Sinovac. Dukungan sama, pelaksanaan vaksinasi juga dilakukan di Sport Jabar yang menyasar kepada 1.300 warga Bandung pada 22 Agustus 2021. Bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) penyelenggaraan vaksin menyasar kepada warga milenial.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah, kelompok masyarakat yang membersamai langkah preventif dengan pelaksanaan vaksinasi ini. Semoga kerja keras bersama-sama ini bisa bermanfaat dalam pengendalian penyebaran Covid-19,” kata Begin.

“Penyelenggaraan vaksin masih berlanjut mengingat masih banyaknya masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin. Karena kami sudah ada beberapa kegiatan CSR yang tugasnya tidak jauh dari penanggulangan Covid, baik itu vaksinasi ataupun kebutuhan oksigen yang masih harus dipenuhi,” lanjut Begin.

Melalui anak perusahaan, vaksinasi juga dilaksanakan PT MUJ ONWJ. Bersama Yayasan Oase Anak Bangsa, vaksinasi diiringi penyaluran sembako dilakukan di Kelurahan Pondok Labu, Jakarta Selatan, dengan melibatkan enam dokter dan 15 tenaga kesehatan. Vaksinasi tersebut diberikan kepada 288 masyarakat di DKI Jakarta, pada Sabtu 14 Agustus 2021 yang langsung dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur DKI Anies Baswedan yang telah memberikan kesempatan untuk turut berkolaborasi antara Jabar dan DKI dalam program percepatan vaksinasi dalam rangka penanganan Covid-19 , meski kita BUMD Jabar untuk penanganan Covid ini tidak bisa melihat batas wilayah administrtatif, tapi ini atas nama kemanusiaan,” kata Direktur Utama MUJ ONWJ Ryan Alfian Noor.

Ryan berharap, kegiatan vaksinasi membantu mempercepat proses vaksinasi untuk mencapai heard immunity bagi penerima manfaat, serta dapat membantu masyarakat yang terpapar Covid-19 dengan memberikan bantuan sembako dan oksigen secara gratis kepada warga yang sedang melalukan isolasi mandiri. “Dengan semangat gotong royong penanggulangan Covid, agar pemulihan ekonomi yang berdampak kepada banyak sektor bisa berangsur membaik,” ucap Ryan.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menuturkan, dalam upaya percepatan vaksinasi pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan berbagai pihak BUMN/BUMD, TNI/Polri, swasta, hingga komunitas. Kolaborasi menjadi faktor penting dalam percepatan vaksinasi Covid-19. Apabila semua terlibat dirinya meyakini kekebalan kelompok masyarakat di Jabar dapat terbentuk pada akhir 2021.

“Kesanggupan infrastruktur kesehatan kita hanya 60 persen, maka 40 persennya saya memohon pada semua pihak untuk turun tangan bela negara membantu vaksinasi, tempatnya pun boleh dimana saja,” kata pria yang akrab disapa Kang Emil dalam rilis Humas Jabar 20 Agustus 2021.

Tinggalkan Balasan